Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Hasil TMMD Desa Banjararjo
Sangat Baik
Baik
Cukup

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Puanter / Detail

Babinsa Rowokele Ikuti Latihan dan Simulasi Damkar

Puanter 13 Agustus 2019 23:13:40 WIB Administrator dibaca 3 kali

KODIM
0709/KEBUMEN
,
Bertempat di halaman Pendopo Kantor Kecamatan Rowokele berlangsung kegiatan
simulasi dan latihan penanggulangan bahaya kebakaran oleh petugas dari Dinas
Damkar Satuan Pamong Praja Kab. Kebumen yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP
R. Agum Laksono dan diikuti oleh seluruh jajaran Muspika Kec. Rowokele, para
anggota Linmas, Ibu-ibu Kader PKK, para pelajar dan masyarakat sekitar, Selasa
(13/8/19).
 

Simulasi dan latihan penanggulangan
bahaya kebakaran ini sebagai upaya edukasi kepada masyarakat luas khususnya
warga Rowokele, sehingga bermanfaat sebagai langkah cegah tangkal akan
kemungkinan bahaya tersebut. Tidak sedikit orang yang telah mengalami kerugian
baik materiil maupun harta benda berharga lainnya sehingga melalui simulasi dan
latihan ini masyarakat dapat tahu arah dan langkah apa yang harus dilakukan
ketika terjadi bencana tersebut.
 

Camat Rowokele Joko Ganjar Supramono, S.Sos. mengajak warga untuk
melakukan tindakan antisipasi, cegah dini dan deteksi dini serta lapor cepat
jika menemukan musaih tersebut seraya menghubungi petugas terkait. “Kebakaran merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan
dapat mengakibatkan korban jiwa jika kita tidak melakukan upaya yang tepat
dalam mencegah kebakaran. Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya
Pelatihan dan Simulasi Pemadam Kebakaran pada warga Rowokele.
 

Kesadaran akan pentingnya pencegahan kebakaran dan
penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran, pada umumnya masih dirasakan
sangat kurang, khususnya untuk rakyat Rowokele. Untuk mencegah kejadian
kebakaran dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya, diperlukan tingkat
pengetahuan tentang api yang memadai.

Karena itulah diperlukan pelatihan ini.   Banyak
faktor yang bisa mempercepat terjadinya bahaya api atau kebakaran bahkan
ledakan, faktor-faktor tersebut kadang-kadang kurang diperhatikan oleh
kebanyakan orang, padahal upaya pencegahan kebakaran lebih mudah dan lebih
murah, dibandingkan upaya penanggulangannya.  Karena itulah, dalam
pelatihan ini upaya pencegahan kebakaran lebih diutamakan.” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, menurut Babinsa Koramil
21/Rowokele Serka Suratno yang ikut dalam acara itu, juga menjelaskan secara gambling
kepada sejumlah masyarakat dan peserta simulasi yang hadir. Suratno mngatakan, “Peserta
akan memahami pentingnya upaya pencegahan kebakaran melebihi upaya
penanggulangannya, mengerti bagaimana kebakaran terjadi, penjalarannya, dan
bagaimana cara pencegahan dan penanggulangannya, memberikan kesadaran tentang
pentingnya meningkatkan perilaku keseharian dalam pencegahan kebakaran, mengenal
beberapa sarana dan prasarana peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran
dan mengantisipasi serta mengurangi kerugian akibat kebakaran, dengan membentuk
organisasi peran kebakaran.” jelas Suratno.

Adapun sasaran yang ingin diwujudkan dalam simulasi ini
adalah partisipatif, diskusi dan simulasi dengan menggunakan alat bantu, sosialisasi
pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran yang terencana. (Pendim).